Semestinya gak gampang untuk Blackberry buat kembalikan
kejayaannya, dikarenakan pamornya selalu turun serta keyakinan penduduk jadi
tambah kurang pada product asal Canada itu. Dengan menggandeng Foxconn,
Blackberry coba mengubah trick penjualannya, dengan menghasilkan mobile phone
murah tapi tetap memiliki kualitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar